Thursday, January 15, 2009

Lanjutan cerita lagi

{Seperti biasa terjadi percakapan} (-,-)
[bye]  hallo!
[?]  {terdengar suara cewek} hallo!
[bye]  dengan siapa saya bicara dan ada keperluan dengan siapa?
[?]  {dia berbalik bertanya} maaf dengan siapa saya bicara?
[bye]  {dengan berat hati menjawab} saya [bye], kamu siapa?
[?]  {kali ini di menjawab} saya [j] (sebut saja begitu)
[j]  {dengan cepat dia bertanya} oh, ini [bye] ya? boleh kenalan ga?
[bye]  {dengan binggung tetapi akhirnya menjawab} bo, boleh?
[j]  {kembali dia bertanya} kamu anak S**** x, ya?
[bye]  {dengan benggong dan setengah tak percaya ada cewek yang ingin berkenalan dengannya kembali menjawab} i, iya kok tau?
 
 Percakapan berikutnya antara [bye] dan [j], seperti pada umumnya seseorang berkenalan, tetapi yang menarik perhatian [bye] adalah percakapannya yang seperti sudah tahu

{Lanjutan percakapan}
[j]  {agak sedikit ragu-ragu} eh, kamu sudah punya cewek belum?
[bye]  {agak sedikit terkejut} be, belum tuh emang kenapa tanya begitu?
[j]  ah, ga apa kok cuma tanya doank!
[bye]  {dengan menyimpan rasa penasaran dan hanya bisa menjawab} oh, ya udah!
[j]  eh sudah dulu ya, kapan-kapan kita ngobrol lagi!
[bye]  oke! {kemudian menutup telepon}

Bersambung ……………….

Posted by 1412 in 10:02:35 | Permalink | No Comments »

Saturday, January 10, 2009

Cerita lanjutan

Pelajar itu biasa dipanggil oleh teman-temannya dengan panggilan [bye], kalau di pikir-pikir hampir tak mungkin kalau dia bakal berhubungan dengan juniornya itu, karena [bye] pada waktu itu sedang sibuk menghadapi ulangan umum. Tapi, takdir yang tak disangka-sangka akhirnya datang juga menghampirinya!!
Waktu itu saat beberapa minggu sebelum menjelang ulangan umum dimulai, medadak dari teman [bye] yang berbeda kelas datang kekelas [bye] sebut saja dia dengan [ct], dan dia menanyakan pertanyaan ke [bye]

{Terjadi percakapan antara [ct] dengan [bye]}
[ct]  [bye] no telp kos kamu berapa?
[bye]  {dengan sedikit binggung dan berfikir buat apa, tapi akhirnya menjawab juga} 0xxx-xxxxxx
[ct]  {sambil berlalu pergi} thanks [bye]
[bye]  {masih dengan sedikit binggung} ah, lupa nanya buat apa no telp itu? tapi ya sudahlah

 Sambil tidak memikirkan kejadian yang terjadi disekolah [bye] pulang kekos-nya didaerah Jl. S****** No. xx, sesampainya dikos [bye] langsung menuju kamarnya untuk berganti pakaian dan segera belajar untuk persiapan ulangan umum. Pada waktu sore hari ketika [bye] sedang menonton tv untuk melepas stress sebelum mulai belajar lagi, mendadak ada bunyi telepon berdering dan kebetulan disitu cuma ada [bye] sendirian yang sedang menonton tv, akhirnya [bye] menjawab telepon itu

Bersambung ……………..

Posted by 1412 in 03:59:10 | Permalink | No Comments »

Friday, January 9, 2009

LONG JOURNEY – APAKAH INI AKHIR/AWAL DARI SEBUAH KISAH CINTA DUA INSAN ANAK MANUSIA?

Cerita ini berawal saat seorang pelajar SMU sedang kebingungan mengadapi ulangan umum di daerah C******, ternyata tidak disangka dan diduga ada seorang juniornya yang diam-diam menaruh hati padanya.
Pelajar itu adalah tokoh utama dalam cerita ini. Tingginya sekitrar 174 cm dan beratnya sekitar 56-60 kg. Dia seorang komikers (sebutan bagi pengila komik) dengan dandanan sederhana malahan terkesan cuek dan pemalu, dengan potongan rambut gaya mandarin yang sedang popoler dijamannya. Umurnya sama dengan sejarah jomblonya. Tentu saja dia perjaka yang nggak populer di sekolahnya.

Bersambung …………………..

Posted by 1412 in 10:47:22 | Permalink | No Comments »